Sejarah Telekomunikasi di Indonesia

Telekomunikasi Indonesia atau PT Telkom merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia dan merupakan perusahaan BUMN ternama di Indonesia. Perusahaan ini menyediakan informasi baik itu berupa jaringan telepon maupun berupa data dengan jangkauan yang luas hingga ke pelosok desa.

Pelanggan Telkom saat ini telah mencapai 15 juta pelanggan untuk sambungan telepon kabel sedangkan untuk sambungan tanpa kabel telah mencapai 100 jutaan pelanggan. Kepemilikan PT Telkom sendiri dimiliki oleh pemerintah sebesar 51,19% dan untuk sambungan nirkabel PT Telkom menggandeng Telkomsel sebagai pemegang saham mayoritas disana.

Telekomunikasi di Indonesia saat ini telah mengalami kemajuan yang sangat pesat karena pada awalnya telekomunikasi Indonesia bermula di era kolonial dimana pada saat itu berdiri badan swasta penyedia layanan pos dan telegraf yang bernama Post Telegraaf Telefoon (PTT) dan pada tanggal 23 Oktober 1856 ditetapkan sebagai hari lahir PT Telkom. Kemudian PT Telkom berubah nama menjadi PT Postel pada tahun 1961 kemudian pada tahun 1974 berubah menjadi Perumtel, lalu pada tahun 1991 berubah nama menjadi PT Telkom Persero, dan yang terakhir pada tahun 1995 berubah menjadi PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk.

Layanan telekomunikasi Indonesia mencakup jasa layanan kabel, jasa layanan nirkabel, jasa telepon seluler, jasa internet atau data informasi maupun jasa multimedia lainnya yang menunjang jasa informasi. Ragam telepon yang tersedia diantaranya adalah telepon tetap yaitu telepon yang menggunakan kabel dan diinstal di rumah, jenis telepon yang kedua juga ada Telkomflexi yaitu penyedia layanan wireless yang mempunyai jaringan CDMA.